19 Februari 2015
Long weekend kali ini saya memutuskan untuk ikut teman melali saya ke pulau Lombok. Ini pertama kali saya mengunjungi pulau tetangga Bali ini. Dengan dipimpin Ayyiex, berangkatlah kami berenam menuju Lombok dengan menggunakan sepeda motor. Tarif penyeberangan dari Pelabuhan Padang Bay ke Pelabuhan Lembar Rp 125.000 per motor,karena berboncengan, ongkosnya bisa ditanggung berdua. Sekitar jam 8.00 wita, kami sampai di Pelabuhan Lembar setelah sekitar 5 jam terombang ambing di selat Lombok.
![]() |
| Enaknya berangkat malem ini nih, jadi bisa liat sunrise di Selat Lombok |
Kami langsung berangkat menuju Sekotong untuk selanjutnya menyebrang ke Gili Layar. Ada dua gili yang akan kami eksplor, Gili Layar dan Gili Rengit . Sebelumnya Ayyiex (anggaplah dia ketua rombongan trip) sudah membuat janji dengan Kak Duta. Bukan, bukan vokalis Sheila On 7 itu, Kak Duta ini ketua Backpacker Indonesia regional Lombok. Selain dia masih ada beberapa rombongan lagi yang akan menyebrang ke Gili Layar bersama - sama.
| Tuh yang paling depan yang namanya Ayyiex |
Gili Layar memang belum seterkenal Trio Gili yang ada di sisi Utara itu, tapi kabarnya pantai dan terumbu karangnya tidak kalah cantik dibanding Trio Gili itu. Dan karena belum terkenal, maka ongkos nyebrangnya pun murah. Kami saat itu hanya membayar Rp 250.000 per perahu untuk perjalanan ke kedua gili hingga kembali ke sekotong. Satu perahunya berkapasitas hingga 10 penumpang, jadi saya hanya perlu membayar Rp 25.000 .
Menyebrang ke Gili Layar tidak membutuhkan waktu lama, tidak sampai setengah jam kami sudah sampai di pantai cantik Gili Layar. Pantainya yang berpasir putih masih bersih karena memang belum banyak wisatawan yang mengunjunginya. Hanya ada satu cottage di sini dan itupun belum sepenuhnya beroperasi. Gili Layar tidak terlalu besar walau memang bakal ngos – ngosan juga kalau jalan kaki mengitarinya. Di sini ada bukit yang disebut puncak bohay oleh Ayyiex yang cocok untuk kemping. Sunrise dan Sunset keduanya bisa disaksikan dari puncak bukit.
Well, itu aja untuk hari pertama, berhubung saya sudah ngantuk, untuk hari berikutnya lanjut di lain hari aja. See ya gaes
(Bersambung : Lombok's Journey part 2 : Merasakan Dinginnya Air Terjun Benang Kelambu yang Menakjubkan)
(Bersambung : Lombok's Journey part 2 : Merasakan Dinginnya Air Terjun Benang Kelambu yang Menakjubkan)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar